Iklan Chitika All kolom

Jumat, 26 Juni 2015

Penulis ingin mengatakan sesuatu kepada para pembaca sekalian. Mungkin ini sesuatu yang seharusnya penulis katakan sejak dulu sekali.

Penulis mengucapkan terimakasih. Terimakasih karena telah berkunjung ke blog penulis. Terimakasih karena telah menyempatkan diri untuk membaca tulisan-tulisan penulis yang masih sangat kaku ini. Setiap kali penulis membuka statistik blog, penulis selalu mendapati ada setidaknya sekitar 3-4 orang yang datang berkunjung. Entah kata apa yang harus penulis gunakan untuk mengungkapkan betapa bersyukur dan berterimakasihnya penulis kepada kalian semua. Mungkin beberapa orang yang datang hanya mampir sejenak dan lewat. Tapi biar bagaimanapun, selama ada orang yang membaca tulisan-tulisan penulis, bagi penulis itu sudah cukup ^-^

Penulis sadar betul atas kekurangan-kekurangan yang penulis miliki. Meski begitu, penulis harap kalian bisa terus mendorong penulis untuk maju.

Kamis, 25 Juni 2015

[Seeker] Photographic Memory

Kali ini penulis akan share sedikit tentang pengalaman penulis dengan photographic memory. Photographic memory, kemampuan otak manusia untuk menyimpan informasi yang masuk melalui mata dalam bentuk gambar. Sebagian orang meragukan akan adanya kemampuan ini. Akan tetapi penulis yakin, kemampuan ini memang benar ada. Meskipun tidak setingkat/sehebat yang banyak orang katakan(contoh bisa memfoto dengan sempurna isi sebuah buku), akan tetapi teknik ini dimiliki oleh setiap manusia.

Penulis sendiri pernah beberapa kali tanpa sengaja menggunakan teknik ini. Kemudian terpikir oleh penulis untuk mencobanya dengan sengaja, memang tidak sempurna tapi bisa dikatakan hal ini berhasil dilakukan, tetapi penulis langsung merasa pusing dan sakit kepala yang tidak kunjung reda untuk beberapa saat. Mungkin ada yang salah dengan cara penulis melakukannya. Atau mungkin seperti dugaan penulis, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menggunakannya -_- benar-benar kemampuan yang menyebalkan.

Dan penulis percaya salah satu syaratnya ada hubungannya dengan post penulis sebelumnya. Yaitu "melihat dunia sebagaimana mestinya". Jadi kita harus berhenti melihat huruf sebagai huruf, angka sebagai angka, objek sebagai objek, dsb. Kita harus berhenti memberi nama dan label pada semua yang kita lihat, dan kita melihat murni karena kita benar-benar melihat.

Penulis juga menduga ada syarat yang berhubungan dengan seberapa kuat imajinasi kita mempengaruhi apa yang mata kita lihat. Mungkin semakin kuat semakin baik, mungkin juga sebaliknya. Menurut penulis pribadi, imajinasi hanya akan mengganggu dalam hal ini.

Mungkin agak sulit untuk dimengerti, untuk itu penulis minta maaf.
Semua ini memang baru hipotesa penulis belaka, karena itu masih harus diuji dan dicari kebenarannya. Itu saja untuk postingan penulis pada malam hari ini. Terimakasih karena telah menyempatkan diri untuk membacanya. Sampai bertemu di lain waktu~ ^_^

Rabu, 24 Juni 2015

"Seeing the World as it is"

Penulis belum lama ini membaca buku karya Seth Godin "The Icarus Deception". Buku ini mengajarkan penulis untuk jangan pernah takut untuk terbang lebih tinggi, untuk lebih banyak memberi daripada menerima, untuk kembali menjadi naive, dsb. Salah satu yang penulis garis bawahi dari buku ini adalah kemampuan seorang seniman untuk melihat dunia sebagaimana mestinya, tanpa dipengaruhi oleh pola pikir, sudut pandang, kepercayaan, dsb.

Penulis pun menyadari beberapa kesamaan yang dimiliki oleh seorang arsitek, innovator, penemu, dan pelukis, yaitu mereka hanya mengandalkan satu indra saja, penglihatan. Mereka melihat sekitar mereka, mengamati keadaan masyarakat, dan menuangkannya kedalam karya mereka.
Dengan melihat, seorang penemu bisa membuat sebuah penemuan yang diterima masyarakat. Dia melihat permasalahan masyarakat, kebutuhan mereka, dan dia pun melihat bagaimana temuannya bisa mengatasi permasalahan tersebut. Semua terjadi karena dia melihat dengan apa adanya. Dia percaya dengan yang dia lihat, bukan sebaliknya.

Yang lebih menakjubkannya lagi, semua orang memiliki kemampuan ini. Hanya saja sedikit dari mereka yang benar-benar mau menggunakannya. Karena biar bagaimanapun, tidak semua orang ingin mengesampingkan sudut pandang yang telah bertahun-tahun mereka buat begitu saja.

Tapi penulis sekarang mengerti, sudut pandang dan pola pikir masing-masing dari kita memang sangat berguna sekali. Akan tetapi jika hal itu menghalangi penulis untuk memberi lebih, untuk melakukan hal-hal yang benar-benar ingin penulis lakukan, maka penulis akan dengan senang hati mengesampingkan semua itu.

Tapi bagaimana cara melakukannya?
Tentu saja dengan melatihnya. Bisa dengan mengamati orang-orang di sekitar kita, dengan menjadi observer, bisa juga dengan melihat karya seni orang lain, dengan melihat dunia dari sudut pandang mereka, dsb. Dengan begitu maka sudut pandang kita pun akan perlahan memudar, dan kita pun akan kembali menjadi naive seperti sebelumnya. Kita akan berhenti memberi label pada benda dan mulai bisa melihat benda itu sebagaimana mestinya.

Selasa, 23 Juni 2015

Bahaya Gaya Hidup Hikikomori

Hikikomori bisa dibilang adalah orang yang senantiasa mengurung diri di kamar dan menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak penting (belajar, bekerja, mencari informasi, ibadah, dsb jelas tidak termasuk). Penulis sendiri mengakui bahwa penulis termasuk salah satu hikikomori ini.
Contoh dari kegiatan hikikomori yang paling mainstream adalah ngegame atau nonton anime (sejenis film animasi jepang).

Masalahnya sekarang ini hikikomori banyak sekali jumlahnya. Penulis pun merasa terkejut ketika tau bahwa teman-teman seangkatan penulis banyak sekali yang masuk ke dalam kategori ini. Lantas mengapa jumlah mereka terus-menerus bertambah? Apa penyebabnya? Mengapa budaya ini begitu populer di Indonesia? Apa ada cara untuk mengatasinya? Entah, penulis pun tidak tau.

Yang jelas, gaya hidup ini lebih banyak bahayanya dibanding manfaatnya. Berikut beberapa hal negatif yang penulis temukan :
  • Menurunkan dan merusak fungsi tubuh
  • Membuang waktu karena termasuk perbuatan yang sia-sia
  • Merusak dan mengganggu sebagian fungsi otak
  • Sering mengkhayal
  • Sulit bersosialisasi, bahkan sampai memutus tali silaturahmi
  • Memperpendek umur
Mungkin alasan orang menjadi hikikomori itu sama dengan penulis. Karena mempunyai terlalu banyak waktu luang. Sehingga tidak tau apa yang harus dilakukan dengan waktu luang itu. Karena itu cara terbaik menghilangkan kebiasaan ini adalah dengan mencari kegiatan lain untuk mengisi waktu luang kita yang sangat terbatas ini.

Sebagian dari kalian mungkin ada yang tidak setuju atau ingin menambahkan. Tapi sekalipun kita tidak setuju, pikirkanlah apakah manfaat yang kita dapat itu benar sepadan? Jika tidak maka untuk apa kita teruskan. Lebih baik kita tinggalkan dan cari hal lain yang positif untuk mengisi waktu kita yang terbatas ini.

Senin, 22 Juni 2015

Belajar Programming di Codecademy.com

Hari ini lagi-lagi hal yang mengejutkan terjadi. Penulis mendapat kabar bahwa penulis telah ditunjuk sebagai ketua divisi website di ekskul IT Club yang penulis ikuti. Yang aneh adalah, penulis yakin seyakin-yakinnya bahwa divisi penulis itu divisi multimedia. Penulis tidak pernah cepu ataupun pindah divisi(lagipula setau penulis, divisi yang diikuti anggota tidak bisa diganggu-gugat jika telah masuk). Entah apa alasan mereka memilih penulis yang bahkan tidak menguasai satupun bahasa pemrograman.

Dan begitulah, penulis pun mulai mencari-cari di google tempat penulis bisa belajar programming. Hingga akhirnya penulis menemukan situs codecademy ini.

Situs ini menawarkan metode pembelajaran yang interaktif dan sangat mudah diikuti oleh pemula seperti saya. Bahasa pemrograman yang bisa anda pelajari di codecademy ini meliputi HTML & CSS, Ruby, jQuery, Python, PHP, dan Javascript. Masing-masing dari bahasa pemrograman ini berperan sangat besar dalam sebuah website, mulai dari pembentukan struktur, memperindah desain web, manipulasi data & objek, membuat website yang interaktif, dsb. Bisa menguasai salah satu saja penulis yakin akan sangat bermanfaat untuk penulis nantinya.

Berikut screenshot yang penulis ambil dari salah satu sesi pembelajaran HTML & CSS

- Yang diberi border merah adalah instruksi kerja kita. Disana ditulis informasi-informasi penting yang harus kita pahami untuk menyelesaikan tantangan pada setiap sesinya. Seperti code apa yang bisa digunakan, fungsi dari code itu, dsb. Instruksi ini sepertinya sengaja dibuat tidak begitu lengkap step-by-stepnya agar kita berpikir sendiri.
- Yang penulis beri border biru adalah meja kerja kita, disanalah tempat kita menulis code-code yang tepat sesuai dengan instruksi sesi ini.
- Yang diborder hijau adalah preview atau hasil akhir yang akan terlihat dari keseluruhan code di border biru.

Selain metode pembelajarannya yang interaktif, kita juga bisa berkunjung ke forum tanya-jawab apabila kita punya pertanyaan atau menemukan kesulitan. Kita juga dapat membaca glossary yang mencakup lengkap semua informasi tentang code-code kita gunakan.

Itu saja untuk hari ini, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk kita semua. 
Kurang dan lebihnya mohon maaf. Sampai bertemu di postingan selanjutnya~ ^_^

Minggu, 21 Juni 2015

[Seeker] Gathering of Star

Belakangan ini penulis berpikir ... kenapa orang-orang terdekat penulis adalah orang yang mirip dengan diri penulis sendiri? Apa itu karena kesamaan sifat? Pola pikir? Atau sesuatu yang lain?
Apa penulis dipertemukan dengan orang-orang ini agar penulis berkaca dan melihat diri penulis yang ada pada mereka?

Apa itu artinya orang-orang sejenis saling tarik-menarik satu sama lain? Bagaimana jika penulis berubah? Apa penulis akan dipertemukan dengan orang-orang baru sesuai dengan perubahan penulis? Bagaimana dengan orang-orang terdekat penulis saat ini? Jika mereka tidak berubah seperti penulis, apa itu artinya mereka akan berhenti menjadi orang-orang terdekat penulis?

Pertanyaan-pertanyaan ini sampai sekarang belum bisa penulis jawab dengan pasti. Akan tetapi penulis tau satu hal, hanya hal baik yang akan terjadi jika penulis terus-menerus berubah dan memperbaiki diri.

Lantas bagaimana caranya? Apa yang harus penulis lakukan untuk berubah?
Apapun yang penulis lihat, baca, dengar, lakukan, dan apapun yang penulis rasakan, semua itu bisa merubah penulis. Semua yang menyentuh hati penulis akan merubah diri penulis sekecil apapun perubahan itu. Penulis cuma perlu memastikan bahwa yang menyentuh hati penulis itu hanya hal-hal yang baik saja. Jika penulis bisa melakukan hal itu, maka perubahan yang baiklah yang akan penulis dapat.

Dan pada akhirnya penulis akan menjadi orang hebat dan menciptakan "Gathering of stars" penulis sendiri. Dimana penulis dikelilingi orang-orang hebat lainnya sebagai kawan dan rekan penulis di dunia dan surga nanti.


Penulis rasa untuk kedepannya akan banyak bermunculan postingan seperti ini di blog penulis.
Entah apa itu merupakan hal yang bagus atau tidak (._.) Yaa, pokoknya sampai ketemu di postingan selanjutnya~

Sabtu, 20 Juni 2015

[Share] Cerita Legendaris - Sepasang Kaos Kaki Hitam

Yahoo~
Apa anda suka membaca buku cerita? Baik itu novel, cerpen, manga, dsb? Apa anda pernah membandingkan cerita-cerita tersebut atau menentukan author yang menurut kalian terbaik?
Kali ini penulis tidak akan menulis panjang lebar. Penulis hanya ingin men-share sebuah cerita lama yang penulis kagumi hingga saat ini.

Cerita ini berjudul [Sepasang Kaos Kaki Hitam] atau SK2H dan pertama kali penulis temukan di kaskus. Cerita ini sendiri sudah sangat melegenda di kaskus dan sempat booming beberapa tahun yang lalu. Bagi yang ingin membacanya silahkan kunjungi link berikut :
http://www.kaskus.co.id/thread/5127c3bb8327cfae2c000002/reborn-sepasang-kaos-kaki-hitam-by-pujanggalama-old-thread-version/

Oh satu lagi, cerita ini asli, benar-benar pernah terjadi dan bukan karangan manusia manapun. Itu saja untuk postingan kali ini. Sampai bertemu di lain waktu~